Diversifikasi Produk Lokal: Gantungan Kunci Kayu Karet untuk Daya Tarik Wisata Danau Bokuok

Penulis

  • Haji Gussyafri Program Studi Teknik Sipil Universitas Riau
  • Safridatul Audah Program Studi Teknik Sipil Universitas Riau
  • Fakhri Program Studi Teknik Sipil Universitas Riau
  • Ermiyati Program Studi Teknik Sipil Universitas Riau
  • Nurdin Program Studi Teknik Sipil Universitas Riau
  • Imam Suprayogi Program Studi Teknik Sipil Universitas Riau
  • Yenita Morena Program Studi Teknik Sipil Universitas Riau
  • Andre Novan Program Studi Teknik Sipil Universitas Riau
  • Gunawan Wibisono Program Studi Teknik Sipil Universitas Riau
  • Monita Olivia Program Studi Teknik Sipil Universitas Riau
  • Sri Djuniati Program Studi Teknik Sipil Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.31258/batobo.3.1.58-66

Kata Kunci:

Diversifikasi produk lokal, gantungan kunci, kayu karet, Danau Bakuok

Abstrak

Masyarakat Desa Aursati, Kecamatan Tambang, menghadapi keterbatasan dalam mengelola potensi sumber daya lokal yang melimpah, seperti kayu dan cangkang biji karet, sehingga belum mampu memberikan nilai tambah secara ekonomi. Kurangnya keterampilan pengolahan bahan serta belum adanya produk khas daerah menjadi salah satu kendala dalam mendukung sektor pariwisata, khususnya di kawasan Danau Bokuok yang sedang dikembangkan sebagai destinasi wisata desa. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui diversifikasi produk lokal menjadi gantungan kunci kreatif berbahan dasar kayu karet, guna mendukung penguatan daya tarik wisata lokal. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dan model Participatory Action Research (PAR), meliputi perencanaan, pelatihan, dan implementasi melalui observasi lapangan, sosialisasi, pengenalan bahan baku, pelatihan teknis pembuatan produk gantungan kunci, serta penggunaan alat bahan dan pendampingan. Hasil observasi menunjukkan ketersediaan bahan baku yang melimpah, namun belum dimanfaatkan secara optimal. Melalui pelatihan, peserta yang terdiri dari kelompok ibu-ibu PKK berhasil meningkatkan keterampilan teknis, menghasilkan produk bernilai jual dan mengemasnya secara menarik. Tingginya antusiasme dan komitmen peserta untuk mengembangkan usaha ini menunjukkan bahwa program berhasil meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat sekaligus memperkaya ragam produk cinderamata lokal. Program ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan berbasis potensi lokal mendukung pengembangan wisata dan ekonomi kreatif desa.

Referensi

[1] Ni Putu Ayu Saskarawati, I Kadek Artha Prismawan, and Dewa Kiskenda Erwanda, “Peran Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata Berdasarkan Kearifan Lokal Di Desa Wisata Adat Pinge Tabanan Bali,” MSJ Major. Sci. J., vol. 1, no. 1, pp. 01–07, 2023, doi: https://doi.org/10.61942/msj.v1i1.2.

[2] D. Y. A. Afi, N. P. Diantanti, and A. H. Darajat, “Pengaruh Diversifikasi Produk, Daya Tarik Wisata dan Harga Tiket terhadap Minat Kunjung Ulang Wisatawan,” J. Penelit. Komun. dan Sos., vol. 1, no. 3, pp. 13–23, 2024, doi: https://doi.org/10.62383/tamasya.v1i2.38.

[3] R. Sitompul, “Diversifikasi Produk Wisata dalam Strategi Pengembangan Objek Wisata Kota Medan,” J. Akomodasi Agung, vol. XI, no. 1, pp. 46–56, 2024, doi: https://doi.org/10.51827/jiaa.v11i1.158.

[4] H. Ari Setiawan, I Putu Suiraoka, Marhawati, Faidah Azuz and Suriani, Ensiklopedia Desa Wisata & Wisata Alam Indonesia, 1st ed. Yogyakarta: Nuha Medika, 2023.

[5] S. 'Audah et al., “Pengukuran Luasan Sawah di Desa Gunung Ketek dan Desa Dalam Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan,” RAMBIDEUN J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 3, no. 2, pp. 1–5, 2020, doi: 10.51179/pkm.v3i2.212.

[6] Yulfi, M. Ramasari, Ardayati, and Syaprizal, “Optimalisasi Pemanfaatan Biji Karet (Hevea Brasiliensis) Menjadi Gantungan Kunci dan Stik Pistop (Pisang Toping),” Lemb. Publ. Penelitian, Pengabdi. Masy. dan Karya Ilm. Linggau, vol. 2, no. 1, pp. 62–69, 2022.

[7] M. Shalahuddin, S. Audah, and A. Novan, “Pembuatan Peta Kerusakan Jalan dengan SIG Di Desa Aursati,” BATOBO J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 02, no. 1, pp. 17–28, 2024, doi: https://doi.org/10.31258/batobo.2.1.17-24.

[8] N. Evalina, C. Utami, M. Yani, and F. Teknik, “Pkpm Pendampingan Pembuatan Gantungan Kunci Dari Bahan Resin di Panti Asuhan Aisyiyah Cabang Medan Kota,” J. PRODIKMAS Has. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 4, no. 2, pp. 19–25, 2020, doi: 10.30596/jp.v4i2.6316.

[9] R. Siregar, H. Putri, and dkk, “Kerajinan dari Botol Aqua Bekas untuk Menciptakan Nilai Ekonomi di Desa Sibatang Kayu,” J. ADAM IPTS, vol. 1, no. 2, pp. 111–125, 2022, doi: https://doi.org/10.37081/adam.v1i2.978.

[10] H. H. ‘Audah, Safridatul. Ramadhini, Meraty. Afdhal. Bakruddin. Saputra, Devi Satria. Setiawan, “Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos Berbahan Eceng Gondok di Desa Kuala Ba’u Kecamatan Kluet Utara,” Rambideun J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 6, no. 3, pp. 190–198, 2023, [Online]. Available: http://journal.umuslim.ac.id/index.php/pkm/article/view/1880/1778

[11] R. R. Q. Y. Putri, S. ’Audah, Z. Meldha, and S. Djuniati, “Pendampingan Kelompok Pemuda Menuju Generasi yang Mandiri dalam Rangka Sumpah Pemuda di Komplek Perumahan Griya Bina Widya UNRI,” BATOBO J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 1, no. 1, pp. 12–16, 2023, doi: 10.31258/batobo.1.1.12-16.

Unduhan

Diterbitkan

07-05-2025

Cara Mengutip

Gussyafri, H., Audah, S., Fakhri, Ermiyati, Nurdin, Suprayogi, I., … Djuniati, S. (2025). Diversifikasi Produk Lokal: Gantungan Kunci Kayu Karet untuk Daya Tarik Wisata Danau Bokuok. BATOBO: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 58–66. https://doi.org/10.31258/batobo.3.1.58-66

Terbitan

Bagian

Artikel Jurnal

Artikel Serupa

<< < 1 2 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.