Pengembangan Potensi Wisata Berbasis Kearifan Lokal di Danau Bokuok Desa Aur Sati

Penulis

  • Randhi Saily Jurusan Teknik Sipil, Universitas Riau
  • Mardani Sebayang Jurusan Teknik Sipil, Universitas Riau
  • Siswanto Siswanto Jurusan Teknik Sipil, Universitas Riau
  • Edi Yusuf Adiman Jurusan Teknik Sipil, Universitas Riau
  • Hendra Taufik Jurusan Teknik Sipil, Universitas Riau
  • Alex Kurniawandy Jurusan Teknik Sipil, Universitas Riau
  • Benny Hamdi Rhoma Putra Jurusan Teknik Sipil, Universitas Riau
  • Horas Saut Marpaung Jurusan Teknik Sipil, Universitas Riau
  • Novreta Ersyi Darfia Jurusan Teknik Sipil, Universitas Riau
  • Vinka Lyona Universitas Riau
  • Rizqy Ridho Prakasa Jurusan Teknik Sipil, Universitas Riau
  • Intan Monica MG Jurusan Teknik Sipil, Universitas Riau
  • Vinka Lyona Jurusan Teknik Sipil, Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.31258/batobo.4.1.70-79

Kata Kunci:

desa wisata, perencanaan kawasan wisata, pemberdayaan masyarakat, Pokdarwis, pemetaan GIS, wisata berbasis kearifan lokal

Abstrak

Kawasan Danau Bokuok yang berlokasi di Desa Aur Sati, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau menyimpan beragam potensi wisata yang layak dikembangkan secara terencana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menyusun dokumen perencanaan kawasan wisata berbasis pemberdayaan komunitas lokal. Pendekatan yang digunakan mencakup survei lapangan, wawancara pemangku kepentingan, observasi potensi fisik, dan pemetaan menggunakan drone. Hasil identifikasi menunjukkan empat potensi unggulan: (1) tradisi Maawuo sebagai atraksi budaya turun-temurun, (2) jalur bersepeda dengan empat alternatif rute sepanjang 3,5 hingga 14,7 km, (3) wisata air berbasis perahu dan kegiatan memancing, serta (4) kuliner khas Kampar sebagai daya tarik pendukung. Kegiatan pengabdian berdampak pada pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), tersedianya peta kawasan berskala, dan meningkatnya kapasitas masyarakat dalam tata kelola pariwisata. Pengembangan yang berkelanjutan memerlukan sinergi antara pemerintah desa, dinas pariwisata, akademisi, dan masyarakat lokal.

Referensi

[1] T. Pangestu, “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Desa Wisata Berbasis Kearifan Lokal di Wisata Kampoeng Purba Kelurahan Brangkal, Gemolong, Sragen,” J. Abdimas Indones., vol. 2, no. 1, hal. 87–93, 2022.

[2] F. N. Qorimah, R. Handoko, dan M. R. Basyar, “Ananlisis Kebijakan Pada Program Pengembangan Potensi Desa Wisata Berbasis Kearifan Lokal di Desa Serang Kabupaten Blitar,” PRAJA Obs., vol. 4, no. 04, hal. 119–135, 2024.

[3] P. Desa, W. Berbasis, K. Lokal, B. Village, F. Subdistrict, dan S. Nias, “Pengembangan Desa Wisata Berbasis Kearifan Lokal di Desa Bawomataluo, Kecamatan Fanayama, Nias Selatan Development of Village Tourism Based on Local Wisdom in Bawomataluo Village, Fanayama Subdistrict, South Nias,” PERSPEKTIF, vol. 12, no. 1, hal. 212–225, 2023, doi: 10.31289/perspektif.v12i1.7858.

[4] K. T. P. Arcana et al., “Tata Kelola Desa Wisata Melalui Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal di Desa Tihingan Kabupaten Klungklung,” J. Abdi Masy., vol. 01, no. 01, hal. 36–45, 2021.

[5] N. Hartaman et al., “Strategi Pemerintah Dalam Pengembangan Wisata Budaya dan Kearifan Lokal di Kabupaten Majene,” Ganaya, vol. 4, no. 2, hal. 578–588, 2021.

[6] Nurdin et al., “Diversifikasi Produk Mebel Lokal Untuk Menguatkan Usaha Pariwisata Danau Bokuok di Desa Aursati,” PELITA Masy., vol. 7, no. 1, hal. 80–89, 2026, doi: 10.31289/pelitamasyarakat.v7i2.14806.

[7] I. K. Sukendra, P. D. Asrida, N. K. R. Purwati, I. D. P. Juwana, P. D. Fridayanthi, dan I. M. Subrata, “Pengembangan Objek Wisata Alam Berbasis Kearifan Lokal Berorientasi Etnomatematika di Desa Apuan Kecamatan Susut Kabupaten Bangli,” Widyadari, vol. 24, no. 2, hal. 286–298, 2023, doi: 10.59672/widyadari.v24i2.3192.

[8] S. Sukmadi, F. Kasim, V. Simatupang, dan A. D. L. Goeltom, “Strategi Pengembangan Wisata Berbasis Kearifan Lokal pada Desa Wisata Pagerharjo Kecamatan Samigaluh Kabupaten Kulon Progo Yogyakarta Abstrak,” Masy. Pariwisata J. Community Serv. Tour., vol. 1, no. d, hal. 1–12, 2020, doi: 10.34013/mp.v1i1.356.

[9] R. Setioyono, Sutanto, S. D. R. S., dan P. Widyaningsih, “Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Peta Digital Berbasi Data Spasial di Desa Rejoso Jogonalan Klaten Menggunakan Aplikasi QGIS 3.8.3,” BUDIMAS, vol. 03, no. 02, hal. 457–464, 2021.

[10] R. Saily, H. Maizir, S. Haniza, A. Hamidi, R. Azhari, dan D. P. A. Hidayat, “Pembuatan Peta Potensi Wisata di Kelurahan RImba Sekampung,” J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 3, no. 2, hal. 93–98, 2022, doi: 10.31849/fleksibel.v3i2.

[11] A. Ilhami, R. Syahvira, U. Maisarah, dan D. Diniya, "Kajian Etnosains Tradisi Maauwo di Danau Bakuok Sebagai Sumber Pembelajaran Biologi," Bioeduca: Jurnal Pendidikan Biologi, vol. 2, no. 2, hal. 79–86, 2020.

[12] S. Andini, Susibah, R. W. Pratiwi, dan J. Putra, "Pelestarian dan Nilai Budaya Pelito Daun sebagai Makanan Khas Kampar Riau," Pediaqu: Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, vol. 4, no. 3, hal. 5368–5375, 2025.

Unduhan

Diterbitkan

30-06-2026

Cara Mengutip

Saily, R., Sebayang, M., Siswanto, S., Adiman, E. Y., Taufik, H., Kurniawandy, A., … Lyona, V. (2026). Pengembangan Potensi Wisata Berbasis Kearifan Lokal di Danau Bokuok Desa Aur Sati. BATOBO: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 70–79. https://doi.org/10.31258/batobo.4.1.70-79

Terbitan

Bagian

Artikel Jurnal

Artikel Serupa

<< < 1 2 3 4 5 6 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama