Keripik Pisang Bumil (Bubuk Milo) Sebagai Peluang Usaha Kekinian di Desa Ujung Tanjung Kecamatan Benai
DOI:
https://doi.org/10.31258/batobo.1.2.99-104Kata Kunci:
Keripik Pisang Bubuk Milo, Pengolahan, Pengemasan Produk, Desa Ujung TanjungAbstrak
Produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah yang dilaksanakan dalam kegiatan ini adalah Keripik pisang cokelat yang diberi nama Keripik Pisang Bumil (Bubuk Milo). Keripik pisang cokelat merupakan makanan ringan yang dibuat dari buah pisang kepok yang diiris dan digoreng serta diberi tambahan perisa rasa cokelat dalam bentuk bubuk. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Ujung Tanjung, Kecamatan Benai, Kuantan Singingi. Kegiatan ini meliputi proses pembuatan produk inovasi dan pengemasan, sosialisasi dan pembagian produk kepada masyarakat setempat. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan menciptakan produk inovasi dari olahan keripik pisang yang dapat menjadi peluang usaha kekinian. Dalam kegiatan ini dilaksanakan sosialisasi kepada masyarakat, dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan baru mengenai pengolahan produk inovasi tersebut. Produk inovasi tersebut digemari oleh semua kalangan, khususnya kalangan anak-anak sehingga cocok untuk dipasarkan. Inovasi tersebut diharapkan dapat menambah penghasilan bagi masyarakat Desa Ujung Tanjung.
Referensi
D. Suryanto, M. Program, D. Ilmu, M. Universitas, and N. Malang, “Digital Marketing, Msme Product Marketing Innovation,” International Journal of Educational Research & Social Sciences, vol. 2, no. 6, 2021, [Online]. Available: https://ijersc.org/
N. R. Kirom, S. Sudarmiatin, and A. Hermawan, “E-commerce strategy for msme innovation development in the new normal era,” International Journal of Environmental, Sustainability, and Social Sciences, vol. 3, no. 1, pp. 169–178, 2022, [Online]. Available: https://journalkeberlanjutan.com/index.php/ijesss
D. Pengeragoan, I. Wayan Ardiyasa, and I. Putu Candra Wibawa, “Pembuatan Aplikasi E-Commerce Berbasis Web pada UMKM Kopi UD. Arta Merta Banjar Badingkayu,” WIDYABHAKTI JURNAL ILMIAH POPULER, vol. 1, no. 3, pp. 67–71, 2018.
A. Hamzah, Y. Yunandra, and P. Pebriandi, “Pemanfaatan Limbah Masyarakat dalam Pembuatan Pupuk Kompos di Desa Kuok Utilization of community waste in making compost in Kuok Village,” JCSPA: Journal Of Community Services Public Affairs, vol. 1, no. 1, pp. 7–10, 2020.
A. P. P. Hartoyo, N. Wijayanto, T. Karimatunnisa, and A. Ikhfan, “Keanekaragaman hayati vegetasi pada praktik agroforestri dan kaitannya terhadap fungsi ekosistem du Taman Nasional Meru Betiri, Jawa Timur,” Jurnal Hutan Tropis, vol. 7, no. 2, pp. 1–13, 2019.
S. Koswara and L. Rizky Megawati, “Peningkatan Nilai Tambah Usaha Olahan Keripik Pisang di Desa Tenajar, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat (The Added Value Improvement of Banana Chips Business in Tenajar Village, Indramayu District, West Java),” Agrokreatif, vol. 5, no. 3, 2019.
M. Basri et al., “Pelatihan pembuatan keripik pisang dan opak mini pelangi: inovasi produk pemanfaatan hasil kebun di desa mekar sari,” 2021.
A. Nurmaimanah and P. Suryadharma, “Peningkatan Mutu Organoleptik Keripik Pisang Produksi Kelompok Wanita Tani di Desa Neglasari (Improvement the Organoleptic Quality of Banana Chips Production by Farmer Women Group in Neglasari Village),” Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat Maret, vol. 2, no. 2, pp. 257–262, 2020.
P. Pebriandi, A. Fatriansyah, D. Rizka, L. Nur Indahsari, N. Oktari Yulanda, and N. Nurianti, “Sosialisasi Pencegahan Stunting pada Masyarakat Desa Simandolak Kecamatan Benai Kabupaten Kuantan Singingi,” ARRUS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 2, no. 2, pp. 2964–1195, 2023, doi: 10.35877/454RI.abdiku2153.
R. Ramlawati and S. Serang, “Pembuatan keripik pisang cokelat bagi kelompok mitra,” Jurnal Pengabdian Bina Ukhuwah, vol. 1, 2019.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Dike Adelia, Alfini, Lestiawati, Nurhaliza, Muhammad Alfajri, Pebriandi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.







