Edukasi Dan Pendampingan Pengelolaan Lahan Gambut Dalam Menghadapi Ancaman Kekeringan Di Desa Rimbo Panjang Kabupaten Kampar

Penulis

  • Erzan Syah Magister Manajemen Bencana, Program Pascasarjana, Universitas Riau
  • Juandi Muhammad Magister Manajemen Bencana, Program Pascasarjana, Universitas Riau
  • Arifudin Magister Manajemen Bencana, Program Pascasarjana, Universitas Riau
  • Haris Gunawan Magister Manajemen Bencana, Program Pascasarjana, Universitas Riau
  • Kemal Magister Manajemen Bencana, Program Pascasarjana, Universitas Riau
  • Yusri Magister Manajemen Bencana, Program Pascasarjana, Universitas Riau
  • Saberina Hasibuan Magister Manajemen Bencana, Program Pascasarjana, Universitas Riau
  • Wan Muhammad Yunus Magister Manajemen Bencana, Program Pascasarjana, Universitas Riau
  • Ciptati Nugraha Pratiwi Magister Agribisnis, Program Pascasarjana, Universitas Riau
  • Dian Safitri Magister Agribisnis, Program Pascasarjana, Universitas Riau
  • Phreti Magister Agribisnis, Program Pascasarjana, Universitas Riau
  • Dian Diana Ananta Budiati Magister Agribisnis, Program Pascasarjana, Universitas Riau
  • Naufal Arif Budiman Jurusan Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.31258/batobo.4.1.1-11

Kata Kunci:

lahan gambut, edukasi, pendampingan, kekeringan, partisipasi masyarakat

Abstrak

Lahan gambut memiliki peran penting sebagai penyimpan air, pengatur hidrologi, dan pendukung ekonomi masyarakat lokal. Kekeringan dan kebakaran lahan merupakan ancaman serius terhadap keberlanjutan ekosistem gambut. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis peran edukasi dan pendampingan masyarakat dalam pengelolaan lahan gambut untuk menghadapi ancaman kekeringan. Metode yang digunakan adalah pendekatan pengabdian partisipatif, meliputi penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan masyarakat dalam pemetaan dan pengelolaan lahan. Lokasi pengabdian dilakukan di Desa Rimbo Panjang Kecamatan Kampar yang dihadiri 15 orang. Hasil menunjukkan bahwa intervensi ini meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pengaturan muka air gambut, praktik pertanian ramah lingkungan, dan strategi mitigasi kebakaran. Diskusi menekankan pentingnya integrasi edukasi, partisipasi masyarakat, dan pemberdayaan ekonomi untuk pengelolaan lahan gambut berkelanjutan. Hasil kuesioner menunjukkan skor rata-rata pengetahuan partisipan mengenai risiko kekeringan, pentingnya pengaturan muka air, dan praktik pertanian ramah gambut sebesar 58%, yang mencerminkan pemahaman masyarakat yang masih rendah dan belum optimal. Setelah dilakukan serangkaian edukasi interaktif, diskusi kelompok, dan workshop, skor rata-rata meningkat menjadi 85%. Kesimpulan dari pengabdian ini menegaskan bahwa program edukasi dan pendampingan efektif meningkatkan kapasitas adaptif komunitas terhadap ancaman kekeringan, dan berdampak pada penguatan konservasi ekosistem gambut oleh masyarakat.

Referensi

[1] A. Haridison and A. E. Kaharap, “Pendampingan pengelolaan lahan gambut tanpa bakar di Desa Kalumpang, Kecamatan Mentangai, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah,” Panrita Abdi – Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, vol. 6, no. 1, pp. 62–70, 2021, doi: 10.20956/pa.v6i1.12609.

[2] M. R. Aulia, M. P. A. Siregar, S. Fachruddin, Sufriadi, Agustiar, and Safrika, “Edukasi water management kepada masyarakat: Mencegah kebakaran lahan gambut dan pemanfaatan lahan gambut untuk pertanian di Desa Kuta Padang Kabupaten Aceh Barat,” IKHLAS: Jurnal Pengabdian Dosen dan Mahasiswa, vol. 2, no. 2, pp. 56–62, 2023, doi: 10.58707/ikhlas.v2i2.657.

[3] G. E. Tavita, A. M. Ashari, R. Linda, D. Lestari, and B. Kurniadi, “Sosialisasi dan edukasi pencegahan dini resiko kebakaran lahan gambut di musim kemarau kepada masyarakat Desa Kapur,” Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 7, no. 4, pp. 649–654, 2022, doi: 10.36312/linov.v7i4.969.

[4] S. Muryati and H. Kurniawan, “Pendampingan masyarakat dalam pemetaan potensi kawasan gambut di Desa Serdang Jaya, Kabupaten Tanjung Jabung Barat,” Jurnal Abdimas UM Jambi, vol. 1, no. 1, pp. 35–45, 2024, doi: 10.53978/jaum.v1i1.343.

[5] A. Amir, F. Idris, M. Safriani, A. Maifizar, R. Fazlina, V. Veranita, P. Pribadyo, and J. Supardi, “Penguatan kapasitas komunitas untuk mitigasi kebakaran gambut melalui edukasi partisipatif di Aceh Barat,” Pengabdian Cendekia, vol. 3, no. 1, pp. 6–12, 2025.

[6] R. T. Sirenden, Y. A. Silvianngsih, M. E. Anggraeni, and E. O. Christy, “Pengelolaan sumberdaya hutan dan lahan gambut yang berkelanjutan berbasis kearifan lokal dan pengakuan hak kelola masyarakat di Desa Kalumpang Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas,” Diteksi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 1, no. 1, pp. 89–80, 2023, doi: 10.36873/diteksi.v1i1.8980.

[7] E. U. Antang, L. Supriati, A. Jaya, and H. Gunawan, “Pengembangan usahatani masyarakat dalam upaya restorasi lahan gambut di Kampung Misik, Kalimantan Tengah,” Pengabdian Kampus: Jurnal Informasi Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat, vol. 8, no. 1, pp. 43–51, 2022, doi: 10.52850/jpmupr.v8i1.3978.

[8] A. Jaya, E. U. Antang, C. Birawa, L. Supriati, Salampak, and H. Gunawan, “Pengembangan agroekowisata terintegrasi di lahan gambut di Kalimantan Tengah,” Pengabdian Kampus: Jurnal Informasi Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat, vol. 8, no. 1, pp. 26–42, 2022, doi: 10.52850/jpmupr.v8i1.3971.

[9] Z. Zulkarnaini, A. Sadad, and H. Bedasari, “Peningkatan kompetensi pengelola arboretum gambut berbasis eduekowisata di Kabupaten Bengkalis,” Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 2, no. 3, pp. 69–78, 2023, doi: 10.55883/jipam.v2i3.69.

[10] R. Setiani, N. Putri, and H. Ardiansyah, “Pendidikan lingkungan berbasis ekosistem gambut untuk generasi muda di Kabupaten Pulang Pisau,” Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 3, no. 1, pp. 112–120, 2025, doi: 10.53978/jpkm.v3i1.405.

[11] L. Firdaus, T. Rahman, and N. Dewi, “Program edukasi pengelolaan lahan gambut untuk adaptasi kekeringan di Kabupaten Pelalawan,” Jurnal Pengabdian UM, vol. 4, no. 1, pp. 22–30, 2022, doi: 10.5281/zenodo.6234567.

[12] D. Rahmawati, R. Nugroho, and S. Lestari, “Implementasi program edukasi mitigasi kekeringan berbasis komunitas di kawasan gambut Sumatera Selatan,” Jurnal Abdimas Universitas Sriwijaya, vol. 2, no. 1, pp. 14–23, 2024, doi: 10.31227/osf.io/fghij.

Unduhan

Diterbitkan

12-01-2026

Cara Mengutip

Syah, E., Muhammad, J., Arifudin, Gunawan, H., Kemal, Yusri, … Budiman, N. A. (2026). Edukasi Dan Pendampingan Pengelolaan Lahan Gambut Dalam Menghadapi Ancaman Kekeringan Di Desa Rimbo Panjang Kabupaten Kampar. BATOBO: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 1–11. https://doi.org/10.31258/batobo.4.1.1-11

Terbitan

Bagian

Artikel Jurnal

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.