Edukasi Cara Identifikasi Boraks Pada Bakso Menggunakan Sari Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) Di Desa Sungai Pinang
DOI:
https://doi.org/10.31258/batobo.1.2.49-55Kata Kunci:
boraks, bakso, sari bunga telangAbstrak
Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Sungai Pinang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau dengan sasarannya masyarakat yang ada di desa tersebut. Pengabdian ini bertujuan agar masyarakat dapat mengetahui dan memahami identifikasi boraks pada makanan terutama bakso dengan penambahan boraks menggunakan sari bunga telang (Clitoria ternatea L) sebagai indikator alami. Diharapkan kepada masyarakat dapat melakukan identifikasi boraks secara mandiri sebagai bentuk kewaspadaan terhadap makanan yang belum diketahui keamanannya. Selain itu agar masyarakat dapat memahami perbedaan antara bakso yang baik (non boraks) dengan bakso yang sudah terpapar boraks. Pengabdian ini dilaksanakan pada 3 Agustus 2023 dan diikuti oleh 40 masyarakat desa. Bentuk kegiatan berupa edukasi melalui penyuluhan dan penampilan video yang menunjukkan langkah-langkah dalam mengidentifikasi boraks pada bakso menggunakan sari bunga telang sebagai indikator. Adapun untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat desa maka dilakukan pemberian kuisioner pre-test dan post-test. Hasil didapatkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat oleh Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau berjalan dengan baik karena adanya peningkatan pengetahuan masyarakat sesudah penyuluhan dibandingkan sebelum penyuluhan.
Referensi
Rizal, A., & Jalpi, A. 2018. Peningkatan Pengetahuan Siswa Dalam Memilih Jajanan Makanan Di Lembaga Pendidikan Permata Jannati Kota Banjarmasin Tahun 2016. Jurnal Pengabdian Al-Ikhlas, 2(2), 49–55.
Latif, S. I. 2018. Inovasi Bakso Dari Ikan Gabus (Channa striata) Dengan Substitusi Daun Kelor (Moringa oleifera) Dan Wortel (Daucus carota). Skripsi, Universitas Negeri Makasar.
Putri Merlis, N., Alang, H., & Sari, N. I. 2022. Analisis Kualitatif Kandungan Boraks Pada Bakso Jajanan Di Kota Makasar. Jurnal Kimia Sains Dan Terapan, 4, 1–5.
Wahyudi, J. 2017. Mengenali bahan tambahan pangan berbahaya: Ulasan. Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan Dan IPTEK, 13(1), 3-12.
Suntaka, D. F. A. L. 2015. Analisis Kandungan Formalin dan Boraks Pada Bakso yang Disajikan Kios Bakso Permanen Pada Beberapa Tempat di Kota Bitung Tahun 2014. Kesmas, 4(1), 39–45.
Septiani, T., & Roswien, A. P. 2018. Analisis Kualitatif Kandungan Boraks Pada Bahan Pangan Daging Olahan dan Identifikasi Sumber Boron dengan FTIR – ATR. Indonesia Journal of Halal, 1(1), 48.
Mamay, M., & Sulhan, M. H. 2021. Analisis Kandungan Boraks Pada Pempek Yang Dijual Di Kecamatan Garut Kota. Jurnal Sains Dan Teknologi Laboratorium Medik, 6(1), 6–10.
Panjaitan, L. 2010. Pemeriksaan dan Penetapan Kadar Boraks dalam Bakso di Kotamadya Medan
Hibiscus, L., Nuryanti, S., Matsjeh, S., Anwar, C., Raharjo, T. J., Kimia, J., Matematika, F., Alam, P., Mada, U. G., & Utara, S. 2012. Indikator Titrasi Asam-Basa Dari Ekstrak Bunga Sepatu (Hibiscus rosa sinensis L) Indicator of Acid-Base Titration from the Extract of Hibiscus rosa sinensis L Flower. Jurnal Agritech, 30(3), 178–183.
Yuliantini, A., & Rahmawati, W. 2019. Analisis Kualitatif Boraks dalam Bakso dengan Indikator Alami Ekstrak Bunga Telang (Clitoria Ternatea L .). Sainstech Farma, 12(1), 13–16.
Budiasih, K. S. 2017. Kajian Potensi Farmakologi Bunga Telang. Jurnal Pendidikan. Program Studi Kimia. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 neni frimayanti, Emma Susanti, Rahma Dona, Larasati Arsad, Rizda Fitriani, Fharisti Kirana, Della Vasmawati, R. Rizatita Fitriani, Kiranti Azlin, Kolista Sisilawati, Salsabila alhamdania Balqis, Raja adli husin, Salsabila Zahirah Ananda, Selvi Aulia Wibowo, Denisya amanda, Fadiyah Yueflen, Ramanda safitri

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.







