Pembuatan Water Filter untuk Meningkatkan Kualitas Air Sumur Bor pada SDN 92 Pekanbaru
DOI:
https://doi.org/10.31258/batobo.3.1.40-48Kata Kunci:
penyaring, air bersih, media penyaring, fiberAbstrak
SDN 92 Pekanbaru berlokasi di Jl. Patin No. 80 Kelurahan Umban Sari, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru. Pengelola sekolah menghadapi permasalahan ketersediaan air bersih dan sehat sesuai persyaratan kualitas air bersih yang distandarkan PERMENKES No.416/MENKES/PER/IX/1990. Sumber air pada SDN 92 Pekanbaru diperoleh dari sumur bor, namun kondisi air yang digunakan untuk keperluan di kamar mandi siswa dan guru saat ini masih kurang sehat. Air yang digunakan mengandung besi, hal ini dapat ditunjukkan dari menempelnya karat pada bak penampung air. Solusi yang dapat ditawarkan adalah menggunakan proses penyaringan. Penyaringan dilakukan menggunakan media berpori berupa pasir atau kombinasi dari pasir aktif, zeolit, karbon aktif dan lainnya. Media tersebut ditempatkan dalam pipa fiber diameter 8 inchi. Pembuatan dan pemasangan penyaring air di SDN 92 Pekanbaru telah menghasilkan air bersih dengan kriteria tidak berbau dan tanpa melalui proses pengendapan. Air yang dihasilkan saat ini tidak berwarna dan berdasarkan hasil pengujian dengan TDS (Total Dissolved Solids) meter diketahui nilai TDS hasil penyaring bernilai 15. Kondisi ini memenuhi syarat kesehatan air bersih yang telah ditetapkan pada PERMENKES No.416/ MENKES /PER/IX/1990.
Referensi
[1] “Profil & Data Sekolah SD Negeri 92 Pekanbaru, Kota Pekanbaru, Riau.” Accessed: Mar. 05, 2025. [Online]. Available: https://daftarsekolah.net/
[2] S. Rahayu, Y. Sumarriani, Nurhayatinah, and F. Achmad, “Model Sistem Kualitas Air Sungai dan Air Tanah di P. Sumatera dan P. Bali,” Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Jakarta, 2014.
[3] Menteri Kesehatan Republik Indonesia, “Peraturan Menteri Kesehatan No. 416 Tahun 1990.” Sep. 1990.
[4] Osmonics, Pure Water Handbook, 2nd ed. Minnetonka, MN 55343-8995 USA: Osmonics, Inc., 1997.
[5] R. Yamada, “Neutralizing method of acidic water by limestone,” 1984
[6] G. S. Mackintosh and H. A. D. Villiers, “Stabilization of water,” 1996 [Online]. Available: https://www.freepatentsonline.com/5993737.html
[7] M. Deul and E. A. Mihok, “Limestone neutralization of dilute acid waste waters,” 1969 [Online]. Available: https://patents.google.com/patent/US3617560A/en
[8] Sisnayati, E. Winoto, Yhopie, and S. Aprilyanti, “Perbandingan Penggunaan Tawas dan Pac terhadap Kekeruhan dan PH Air Baku Pdam Tirta Musi Palembang,” J. Redoks, vol. 6, no. 2, pp. 107–116, Dec. 2021, doi: 10.31851/redoks.v6i2.5841.
[9] Muhammad Ryan Nur Rochim and Firra Rosiariawari, “Analisa Instalasi Pengolahan Air Terhadap Pemakaian Tawas dan Kualitas Air Produksi,” INSOLOGI J. Sains Dan Teknol., vol. 2, no. 3, pp. 572–580, Jun. 2023, doi: 10.55123/insologi.v2i3.1942.
[10] H. Pinatik and D. Tooy, “Quality Analysis of Activated Coconut Shell Charcoal Briquette Dust in Water Purification at Various Water Sources,” presented at the Int’l Conference on Artificial Intelligence, Energy and Manufacturing Engineering, Kuala Lumpur (Malaysia), pp. 80–83.
[11] P. N. Putri Nawangsari, A. Martin, D. Masnur, A. Azis, and R. Abdurrahman, “Penyediaan Air Bersih Di Masjid Nur Ikhlas Desa Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar,” J. Pengabdi. UntukMu NegeRI, vol. 8, no. 1, pp. 38–43, Mar. 2024, doi: 10.37859/jpumri.v8i1.6174.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Romy, Awaludin Martin, Putri Nawangsari, Feblil Huda, Dedy Masnur

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.







