Peningkatan Ketahanan Lingkungan Desa Batu Belah Melalui Penanaman Artocarpus integer sebagai Pencegah Banjir

Penulis

  • Maria Peratenta Sembiring Program Studi S1 Teknik Kimia, Universitas Riau
  • Desi Heltina Program Studi S1 Teknik Kimia, Universitas Riau
  • Rozanna Sri Irianty Program Studi D3 Teknik Kimia, Universitas Riau
  • Muhammad Iwan Fermi Program Studi S1 Teknik Kimia, Universitas Riau
  • Yogi Yolanda Program Studi S1 Teknik Kimia, Universitas Riau
  • Suhendri Suhendri Program Studi D3 Teknik Kimia, Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.31258/batobo.3.1.31-39

Kata Kunci:

Artocarpus integer, gotong royong, pencegahan Banjir, pengembangan ekonomi lokal, pengelolaan lingkungan

Abstrak

Desa Batu Belah, Kecamatan Kampar, Riau, mengembangkan strategi pencegahan banjir berkelanjutan melalui penanaman Artocarpus integer (cempedak). Tanaman ini dipilih karena akarnya yang kuat dapat menyerap air dan mencegah erosi. Selain itu, cempedak juga berpotensi sebagai sumber ekonomi lokal melalui pengolahan produk makanan. Kegiatan ini dilakukan secara gotong royong, memperkuat kebersamaan masyarakat dan meningkatkan kesadaran lingkungan. Hasilnya adalah peningkatan ketahanan lingkungan dan potensi ekonomi masyarakat. Strategi ini menunjukkan bahwa penanaman Artocarpus integer dapat menjadi solusi efektif untuk mengurangi risiko banjir dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan demikian, desa ini menjadi model bagi pengembangan masyarakat yang berkelanjutan dan peduli lingkungan, serta meningkatkan keindahan dan keamanan lingkungan.

Referensi

[1] P. A. Gares, D. J. Sherman, and K. F. Nordstrom, “Geomorphology and natural hazards,” in Elsevier eBooks, 1994, pp. 1–18, https://doi.org/10.1016/b978-0-444-82012-9.50005-0

[2] W. Budiarti, E. Gravitiani, and M. Mujiyo, “ANALISIS ASPEK BIOFISIK DALAM PENILAIAN KERAWANAN BANJIR DI SUB DAS SAMIN PROVINSI JAWA TENGAH,” Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam Dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management), vol. 8, no. 1, pp. 96–108, Apr. 2018, https://doi.org/10.29244/jpsl.8.1.96-108

[3] S. B. I. Mu’amanah, “Pemanfaatan Citra Penginderaan Jauh untuk Mengetahui Daerah Rawan Banjir di Kabupaten Lamongan sebagai Bentuk Mitigasi Bencana,” Researchgate. Net, November, 2019, https://www.researchgate.net/profile/Siti-Baidhatul-Muamanah/publication/337253848_PEMANFAATAN_CITRA_PENGINDERAAN_JAUH_UNTUK_MENGETAHUI_DAERAH_RAWAN_BANJIR_DI_KABUPATEN_LAMONGAN_SEBAGAI_BENTUK_MITIGASI_BENCANA/links/5dcd4f7c92851c382f3b7c05/PEMANFAATAN-CITRA-PENGINDERAAN-JAUH-UNTUK-MENGETAHUI-DAERAH-RAWAN-BANJIR-DI-KABUPATEN-LAMONGAN-SEBAGAI-BENTUK-MITIGASI-BENCANA.pdf

[4] I. Idris, & Z. Zalzabilah, “Mitigasi Banjir melalui Penanaman Pohon: Aksi Kolaborasi Partisipatif di Desa Mojosarirejo,” Khodimul Ummah: Journal of Community Service (ISSN 2963-9719), 3(1), 13-26. 2024, https://doi.org/10.31538/khodimulummah.v3i1.6061

[5] M. W. Kuncoro, & A. S. Nugroho, “PARTISIPASI WARGA TERDAMPAK BENCANA DALAM PROGRAM MITIGASI BENCANA ERUPSI MERAPI DI YOGYAKARTA,”. Prosiding Konferensi Nasional Psikologi Kesehatan, (2), 372-382, 2014, https://doi.org/10.33476/knpk.v1i2.5392

[6] Muchlis, & T. Chikmawati, “Keanekaragaman cempedak [Artocarpus integer (Thunb.) Merr.] di Pulau Bengkalis dan Pulau Padang, Riau,” Floribunda, 5(7), 2017, https://doi.org/10.32556/floribunda.v5i7.2017.204

[7] R. Lestari, A. Anggraeni, & E. Romdhoni, “Keanekaragaman Morfologi Cempedak [Artocarpus Integer (Thunb.) Merr.] Di Kabupaten Bangka Tengah Dan Selatan,” Floribunda, 6(5), 175-182, 2020, https://doi.org/10.32556/floribunda.v6i5.2020.311

[8] Nefilinda, S. Rianto, & Jamsari, “Pengabdian Mitigasi Bencana di Kelurahan Pasie Nan Tigo Kecamatan Koto Tangah Kota Padang,” Jurnal Rangkiang. UP3M STKIP PGRI Sumatera Barat. ISSN: (2721-2688) Vol. 1, No 2, (Desember 2019a): 78– 69, https://doi.org/10.22202/JR.2020.V1i2.3853

[9] Nefilinda, S. Rianto, & Jamsari, “Sosialisasi Pemahaman Kebencanaan di Kelurahan Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang,” Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat, Pekanbaru, 2019b- 08-21. ISSN 2685-9017. conference.unri.ac.id https://doi.org/10.31258/unricsce.1.192-201

[10] N. Syifa, R. Irianti, & M. Mahrudin, “Diversity Of Genus Artocarpus On The River Bars Of Tanta Village, Tabalong District As An Enrichment Of Kingdom Plantae Subconcept Material,” In Sma In Booklet. Jurnal Bioconcetta, 10(2), 35-44, 2025, 10.22202/bc.2024.v10i2.8928

[11] R. S. Dewi, H. Hardiansyah, & M. Mahrudin, “Keanekaragaman Jenis Artocarpus di Bantaran Sungai Desa Beringin Kecana Kecamatan Tabunganen Kalimantan Selatan,” Wahana-Bio: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya, 13(2), 124-136, 2021, http://dx.doi.org/10.20527/wb.v13i2.12058

[12] S. Fauzia, H. Hardiasyah, & M. Mahrudin, “Keanekaragaman Jenis Mangifera Di Bantaran Sungai Desa Beringin Kencana Kecamatan Tabunganen Kalimantan Selatan,” ORYZA (JURNAL PENDIDIKAN BIOLOGI), 10(2), 26-34, 2021, https://doi.org/10.33627/oz.v10i2.625

[13] B. Latuamury, M. Talaohu, & J. F. Sahusilawane, “Eko-Edukasi Penanaman Pohon dan Kemanfaatannya Untuk Ekosistem Lingkungan Bagi Siswa Pendidikan Dasar.” Jurnal Abdi Inovatif (Pengabdian Kepada Masyarakat), 3(1), 34-49, 2024, https://doi.org/10.31938/jai.v3i1.702

[14] S. Susiarti, M. Rahayu, E. S. Kuncari, & I. P. Astuti, “Utilization of “Benda”(Artocarpus elasticus Reinw. ex Blume) in Bogor, West Java, Indonesia: An Ethnobotanical Case Study,” Journal of Tropical Biology & Conservation (JTBC), 17, 297-307, 2024, https://doi.org/10.51200/jtbc.v17i.2670

[15] S. Suparmini, S. Setyawati, & D. R. S. Sumunar, “Pelestarian lingkungan masyarakat Baduy berbasis kearifan lokal,” Yogyakarta State University, 2014, https://doi.org/10.21831/hum.v18i1.3180

[16] S. Suparmini, S. Setyawati, & D. R. S. Sumunar, “Mitigasi bencana berbasis kearifan lokal masyarakat Baduy,” Yogyakarta State University, 2014, https://doi.org/10.21831/hum.v19i1.3511

Unduhan

Diterbitkan

24-03-2025

Cara Mengutip

Sembiring, M. P., Heltina, D., Irianty, R. S., Fermi, M. I., Yolanda, Y., & Suhendri, S. (2025). Peningkatan Ketahanan Lingkungan Desa Batu Belah Melalui Penanaman Artocarpus integer sebagai Pencegah Banjir. BATOBO: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 31–39. https://doi.org/10.31258/batobo.3.1.31-39

Terbitan

Bagian

Artikel Jurnal