Penyuluhan Penanganan Kejang Demam Anak di Posyandu Sukamerindu Kota Bengkulu
DOI:
https://doi.org/10.31258/batobo.2.2.61-66Kata Kunci:
Kejang Demam, Penyuluhan, EdukasiAbstrak
Demam merupakan salah satu bentuk pertahanan tubuh terhadap masalah yang terjadi dalam tubuh. Demam saja tidak berbahaya, tetapi bila demam tinggi dapat menyebabkan masalah serius pada anak seperti kenaikan suhu tubuh diatas 38ºC yaitu kejang demam. Kejang demam adalah kelainan neurologi paling sering pada anak usia di bawah 5 tahun yang mengalami kenaikan suhu tubuh (di atas 38°C dengan metode pengukuran suhu apa pun) yang tidak disebabkan oleh proses intrakranial. Jenis kejang demam terbagi menjadi dua yaitu kejang demam sederhana dan kejang kompleks. Tanda dan gejala beberapa saat, hilang kesadaran, tangan dan kaki kaku, tersentak- sentak atau kelojotan, dan mata berputar-putar sehingga hanya putih mata yang terlihat, anak tidak responsive, napas akan terganggu dan kulit akan tampak lebih gelap. Tetapi, tidak berapa lama kemudian, anak akan segera normal kembali. Tujuan dari penyuluhan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran orangtua mengenai bahaya kejang demam pada anak. Metode yang digunakan terdapat beberapa tahapan yaitu tahap perencanaan, tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Hasil yang didapatkan rata- rata meningkat setelah diberikan nya materi sehingga pemahaman masyarakat terhadap sesuatu hal juga meningkat. Seperti audiens 9 yang memiliki peningkatan nilai paling besar diantara audiens lain yaitu sebesar 150% dengan nilai pretest 30 dan post test 75. Setelah dilakukan penyuluhan masyarakat di Posyandu Sukamerindu Kota Bengkulu telah memahami materi edukasi kejang demam pada anak, dibuktikan dengan peningkatan pengetahuan pada nilai posstest.
Referensi
Z. Rasyid, D. K. Astuti dan C. V. G. Purba, “Determinan Kejadian Kejang Demam pada Balita di Rumah Sakit Ibu dan Anak Budhi Mulia Pekanbaru,” J.
Epidemiologi Kesehatan Indonesia., vol. 3, no. 1, hal. 1-6, 2019, doi: 10.7454/epidkes.v3i1.2108.
R. Rehana, M. Muliyadi, dan M. Alam, 2021 “Manajemen Hipertermi Pada Asuhan Keperawatan Anak Kejang Demam,” JKM: Jurnal Keperawatan Merdeka., vol. 1, no. 2, hal. 137-144, doi: https://doi.org/10.36086/jkm.v1i2.994.
D. K. Hasibuan dan Y. Dimyati, “Kejang Demam sebagai Faktor Predisposisi Epilepsi pada Anak,” Cermin Dunia Kedokt., vol. 47, no. 11, hal. 668, 2020, doi: 10.55175/cdk.v47i11.119.
D. Anggraini dan D. Hasni, “Kejang Demam,” Sci. J., vol. 1, no. 4, hal. 325–331, 2022, doi: 10.56260/sciena.v1i4.62.
S. Silviyana, E. D. Cahyaningrum, dan E. W. Ningrum, “Hubungan Tingkat Pengetahuan Orangtua Tentang Demam Dengan Pengelolaan Demam Pada Anak Di Puskesmas Pengadegan,” J. Cakrawala Ilm., vol. 2, no. 1, hal. 345–362, 2022, doi: 10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v2i1.3521.
S. Iskandar dan Indaryani, “Efektivitas Terapi Tepid Sponge Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Pada Anak Demam Di Wilayah Kerja Puskesmas Lingkar Barat Kota Bengkulu,” Mitra Rafflesia (Journal Heal. Sci., vol. 14, no. 1, hal. 63–69, 2022, [Daring]. Tersedia pada: https://jurnal.stikesbhaktihusada.ac.id/index.php/MR/article/view/107
Y. Hepilita dan K. A. Saleman, “Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan Diet Hipertensi Pada Penderita Hipertensi Usia Dewasa Di Puskesmas Mombok Manggarai Timur 2019,” J. Wawasan Kesehat., vol. 4, no. 2, hal. 91–100, 2019.
B. Zaini dan M. P. Saputri, “Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Contextual Teaching and Learning (CTL) Untuk Siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di PAUD SAHABAT,” PINTER J. Pendidik. Tek. Inform. dan Komput., vol. 1, no. 2, hal. 90–100, 2017, doi: 10.21009/pinter.1.2.2.
N. Arum Sari dan Endiyono, “Pengaruh Pemberian Edukasi Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) Dengan Media Buku Pop Up Terhadap Tingkat Pengetahuan Anak Usia Sekolah,” J. Kesehat. Masy., vol. 7, no. 1, hal. 558–563, 2023.
A. Harahap, W. Q. Uin, dan S. Utara, “El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat Implementasi Reward Pegawai sebagai Motivasi pada Kinerja Pegawai BBPPMPV BBL Medan,” J. Pengabdi. Masy., vol. Vol 3 No 1, no. 1, hal. 255–264, 2023, doi: 10.47467/elmujtama.v3i1.1298.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Dwi Dominica, Alena Fadilla

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.







